selamat tidur ayah
Yah…. Kecilku sealu dijaga olehmu
Seperti sekarangpun aku tetap gadis kecilmu
Yah…. Kepercayanmu berarti bagiku
Gadis kecil ini beranjak dewasa dari itu
Yah…. Muka dingin itu tetap jadi favoritku
Sulit ku membaca alam pikiranmu
Yah… kewibawaan bicaramu itu sealu menyita perhatianku
Ingin selau ku berbicara banyak hal denganmu
Yah…. baru satu tema setiaku
Seorang ayah yang menerima aku dan kejujuranku
Yah…. Kopi telah menjadi minuman favoritku
Teman menghabisakan waktu menikmati dunia denganmu
Yah….kau ingat saat kau mengajariku membetulkan antena atau ledeng pesan terakhirmu?
Seraya kau mengatakan perempuan dan laki2 sejajar di sini
Yah….tatapanmu yang hangat sealu mengingatkanku
Ada seorang ayah yang selalu siap mendengarkanku menangis tanpa menilaiku cengeng
Yah… peluk eratmu tetap membuatku berani berdiri
Tegar dan selalu berani memandang hitam dunia yang tak memihakku
Yah….ingin sekali aku mencium dahimu yang berkerut tegas
Ingin tahu apa yang kau jalani dalam waktu hidupmu
Yah…. izinkan aku menangis di peristirahatanmu
Tenanglah, aku sudah cukup kuat menopang kepalaku
Yah…tidurlah,ini sudah jamanku…..
Tenang dan lihatlah gadis keras kepala itu sudah utuh sayapnya
Yah…. Sesuai janjiku, akan kujaga pertiwi dan ibu
Tak akan kubiarkan mereka menangis dan menunggu
Yah… ingin lagi ku minum kopi seduahanmu.
Menikamati bintang dan mimpi yang belum tergapai..
Ayah… . Kecup salam dariku
2 Agustus 2006
December 7th, 2006 at 1:55 am
sumpah gw terharu mampus…
December 11th, 2006 at 8:13 pm
Nice poem..
amazing actually